Rabu, 18 April 2018

Institusi Pengelolaan Web

Pengelola Web dikembangkan oleh beberapa institusi, lembaga atau organisasi yang sangat berpengaruh bagi perkembangan internet dan web di dunia. berikut ini adalah bahasan singkat mengenai Pengelola Web di dunia dan di Indonesia.


  • Institusi Pengelolaan Web Di Dunia dan Di Indonesia

1. Wolrd Wide Web Consortium (W3C)

Awalnya dibentuk dari Laboratorium Ilmu Komputer MIT oleh Tim Berners-Lee an Al-Vezza.W3C saat ini bertangggungjawab terhadap perkembangan dari berbagai protokol dan standar yang terkait dengan Web. Seperti misalnya standarisasi HTML, XML, XHTML dan CSS diatur oleh W3C. Saat ini W3C masih dipimpin oleh Berners-Lee. 
Website W3C dapat diakses pada URL:  http://www.w3c.org

Misi dari W3C bertujuan untuk mendorong semua potensi penuh dari dunia web yang bisa dikembangkan dengan menyediakan protokol-protokol dan panduan-panduan untuk menjamin pertumbuhan jangka panjang dari web itu sendiri.


2. Internet Engineering Task Force (IETF)

Merupakan badan yang bertanggung jawab terhadap masalah teknis dari perkembangan teknologi internet.IETF bertugas mengkaji berbagai teknologi terkait untuk kemudian distandarkan menjadi sebuah request for comment (RFC). IETF fokus pada evolusi dari internet dan menjamin proses tersebut berjalan dengan smooth.



3. Internet Architecture Board (IAB)

IAB bertanggung jawab dalam  mendefiniskan backbone internet.


4. ICANN

(Internet Corporation for Assigned Names and Numbers) merupakan organisasi nirlaba yang didirikan untuk bertanggungjawab dalam alokasi ruang alamat IP, pemberian parameter protokol, manajemen sistem nama domain, dan manajemen sistem root server yang sebelumnya dikerjakan oleh Pemerintah Amerika. ICANN didirkan pada bulan Oktober 1998 oleh koalisi yang terdiri dari beragam komunitas bisnis Internet, akademisi, dan pengguna. Website ICANN dapat diakses pada URL: http://www.icann.org.


5. The Internet Assigned Authority (IANA) & Internet Network Information Center (InterNIC).


Kelompok ini bertanggung jawab terhadap alokasi alamat IP  dan nama domain.



6. APJII (Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia)


7. PANDI (Pengelola Nama Domain Internet Indonesia)



Dua nama tersebut merupakan institusi yang mengatur pengelolaan internet untuk wilayah Indonesia. Mereka adalah APJII (Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia) dan PANDI (Pengelola Nama Domain Internet Indonesia)



  • Pemerintahan: Hukum Privasi, Hukum Hak Cipta


1. Hukum Privasi

merupakan hak pemegang hak cipta yang membatasi penggandaan tidak sah atau suatu ciptaan yang hak tersebut terbatas dan secara privasi/pribadi hanya pada suatu lingkup tertentu serta biasanya menitikberatkan pada kepentingan perseorangan.


3. Hukum Hak Cipta



(lambang internasional: ©, Unicode: U+00A9) merupakan hak eksklusif Pencipta atau Pemegang Hak Cipta untuk mengatur penggunaan hasil ide gagasan atau informasi tertentu. Hak cipta merupakan "hak untuk menyalin suatu ciptaan". Hak cipta dapat juga memungkinkan pemegang hak tersebut untuk membatasi penggandaan tidak sah atas suatu ciptaan. Pada umumnya pula, hak cipta memiliki masa berlaku tertentu yang terbatas.
Konsep hak cipta Indonesia merupakan terjemahan dari konsep copyright dalam bahasa Inggris artinya "hak salin". Copyright ini diciptakan sejalan dengan penemuan mesin cetak. Sebelum penemuan mesin ini oleh Johannes Gutenberg, proses untuk membuat salinan dari sebuah karya tulisan memerlukan tenaga dan biaya yang hampir sama dengan proses pembuatan karya aslinya. Sehingga, kemungkinan besar para penerbitlah, bukan para pengarang, yang pertama kali meminta perlindungan hukumterhadap karya cetak yang dapat disalin.
Di Indonesia, masalah hak cipta diatur dalam Undang-undang Hak Cipta, yaitu Undang-undang Nomor 19 Tahun 2002. Dalam undang-undang tersebut, pengertian hak cipta adalah “hak eksklusif bagi pencipta atau penerima hak untuk mengumumkan atau memperbanyak ciptaannya atau memberikan izin untuk itu dengan tidak mengurangi pembatasan-pembatasan menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku” (pasal 1 butir 1).



Aspek Hukum dan Etika
Setiap aktvitas yang Manusia lakukan, selalu di batasi oleh hak dan kewajiban, salah satu contoh bentuk hak manusia adalah kreativitas yang tidak terbatas. Namun dari range yang tidak terbatas itu akan menimbulkan sebuah problem apabila kebebasan tersebut tidak dibatasi oleh Kewajiban dari individu tersebut.


Selain kewajiban,hak manusia dibatasi oleh peraturan, tata tertib dan perundang-undangan, hal tersebut dilakukan dengan maksud agar manusia dapat menghormati sesama dan menghargai kesamaan hak dan kewajiban serta mengetahui batasan – batasan dari hak tersebut.

Undang-undang Hak Cipta dan Hak atas Kekayaan Intelektual (HAKI)

Undang-undang hak cipta mengacu pada Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 19 tahun 2002 : “Seseorang atau lembaga yang mendaftarkan hasil karyanya kepada lembaga yang berwenang akan mendapatkan perlindunga hukum”.

Dalam Undang-undang RI No 19 tahun 2002 tersebut dijelaskan bahwa: Hak cipta, Pencipta,  Ciptaan,  Pemegang hak cipta,  Pengumuman,  Perbanyakan,Program komputer , dan Lisensi.

Tindakan penggunaan teknologi informasi yang bertentangan dengan moral dan undang-undang yang berlaku dan banyak dibicarakan saat ini, antara lain:

1. Hacking atau cracking

Tindakan pembobolan data rahasia suatu institusi, membeli barang lewat internet dengan menggunakan nomor kartu kredit orang lain tanpa izin (carding) merupakan contoh-contoh dari tindakan hacking. Orang yang melakukan hacking disebut hacker. Begitu pula dengan membuka kode program tertentu atau membuat suatu proses agar beberapa tahap yang harus dilakukan menjadi terlewatkan (contoh: cracking serial number) apabila dilakukan tanpa izin juga merupakan tindakan yang menyalahi hukum.

2. Pembajakan

Mengutip atau menduplikasi suatu produk, misalkan program komputer, kemudian menggunakan dan menyebarkan tanpa izin atau lisensi dari pemegang hak cipta merupakan dalam posisi lemah akan dikenai sanksi dan konsekuensi sesuai hukum yang berlaku.

3.  Browsing situs-situs yang tidak sesuai dengan moral dan etika 

Membuka situs dewasa bagi orang yang belum layak merupakan tindakan yang tidak sesuai dengan norma dan etika. Teknologi internet yang dapat memberikan informasi tanpa batas akan mengakibatkan tindakan yang beragam, mulai dari tindakan-tindakan positif sampai negatif. Orang yang tahu akan manfaat internet dan memanfaatkan secara positif akan mendapatkan hasil yang positif pula, dan begitu juga sebaliknya




Sumber: http://michaelsurya11.blogspot.co.id/2016/04/pengelolaan-web.html
http://cintyafebi.blogspot.co.id/2015/04/institusi-pengelola-web.html

Rabu, 21 Maret 2018

Pengertian Web Science, Sejarah, Arsitektur Web dan Aplikasi Web Science


Definisi Web Science
Web Science adalah ilmu yang mempelajari tentang efisiensi atau pemanfaatan dari sebuah website, agar dapat dirasakan manfaat dan kegunaannya pada banyak bidang di dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, Web Science juga mempelajari hubungan antara manusia dan teknologi, bahwa masyarakat dan teknologi mempunyai keterkaitan satu sama lain.

Di dalam Web Science, kita belajar bagaimana memberdayakan suatu sumber daya virtual sebagai media komunikasi praktis. Web Science Institute menjelaskan bahwa Web Science adalah fokus kekuatan analitis peneliti dari disiplin ilmu yang beragam seperti matematika, sosiologi, ekonomi, psikologi, hukum dan ilmu komputer untuk memahami dan menjelaskan tentang Web.



Arsitektur Web
Arsitektur Website adalah suatu pendekatan terhadap desain dan perencanaan situs yang, seperti arsitektur itu sendiri, melibatkan teknis, kriteria estetis dan fungsional. Seperti dalam arsitektur tradisional, fokusnya adalah benar pada pengguna dan kebutuhan pengguna. Hal ini memerlukan perhatian khusus pada konten web, rencana bisnis, kegunaan, desain interaksi, informasi dan desain arsitektur web.
UDDI (Universal Description Discovery and Integration ) Adalah semacam direktori global untuk mengelola web services. Fungsinya mirip dengan Yellow Pages untuk versi web services. UDDI berisi informasi tentang penawaran atau layanan apa yang ditawarkan perusahaan berikut dengan detil teknis bagaimana cara mengaksesnya. Inforamsi tersebut ditulis dalam bentuk file-file WSDL.

Metodologi Web Science
          Web Science merupakan sebuah ilmu, maka pada dasarnya Web Science harus memiliki metodologi yang akan digunakan dalam proses pengembangan ilmu tersebut. Metodologi pada Web Science akan dipengaruhi oleh perekayasaan yang berlatar belakang industri maupun peneliti akademisi. Dalam pengembangannya, Web Science menggunakan berbagai metodologi, seperti:
Metodologi Pemetaan (Mapping) dan Graph
Pada metode ini, struktur Web dengan sampling merupakan kunci utamanya.

Metodologi model analisis
Metode ini mengkombinasikan data empiris yang digunakan untuk melakukan determinasi probabilitas.



WEB DAN SEJARAH WEB

Definisi Web
Web atau Website merupakan suatu halaman informasi, baik berupa teks, gambar diam atau gerak, animasi, suara, video dan atau gabungan dari semuanya yang disediakan melalui jalur Internet, sehingga web dapat diakses di mana saja selama Web tersebut terhubung atau terkoneksi dengan jaringan Internet.



Sejarah Web
Pre Web
Pre-Web adalah era dimana prototype seperti memex, usenet, gopher dan ftp muncul sebelum kemudian berevolusi menjadi Internet. Internet sendiri adalah tempat dimana Web muncul pertama kalinya ke publik sampai saat ini.

The Memex
The Memex adalah nama hipotetis proto-hypertext sistem yang dikembangkan oleh Vannevar Bush pada tahun 1945. Bush membayangkan Memex sebagai perangkat di mana individu akan mengkompres dan menyimpan semua buku-buku mereka, catatan, dan komunikasi. Konsep Memex mempengaruhi perkembangan awal sistem Hypertext.

HyperText
Hypertext adalah sebuah bahasa markup yang digunakan untuk membuat sebuah halaman Web, menampilkan berbagai informasi di dalam sebuah Penjelajah Web Internet dan formating hypertext sederhana yang ditulis kedalam berkas format ASCII agar dapat menghasilkan tampilan wujud yang terintegerasi.

Internet
Internet (interconnection-networking) adalah sistem global dari seluruh jaringan komputer yang saling terhubung menggunakan standar Internet Protocol Suite (TCP/IP) untuk melayani miliaran pengguna di seluruh dunia.

Usenet
Usenet atau User Network, merupakan salah satu jaringan tertua yang dilayani oleh internet. Awalnya didesain pada Duke University ditahun 1979 dan dikembangkan  pada Duke University dan North Carolia University setahun kemudian, tujuan utama dari USENET adalah untuk bertukar pesan teks (text message) di antara node (komputer yang terhubung pada jaringan).

FTP (File Transfer Protocol)
FTP merupakan salah satu protokol Internet yang paling awal dikembangkan, dan masih digunakan hingga saat ini untuk melakukan pengunduhan (download) dan penggugahan (upload) berkas-berkas komputer antara klien FTP dan server FTP.

Gopher
Gopher adalah protokol layer aplikasi TCP/IP yang dirancang untuk distribusi, pencarian, dan pengambilan dokumen melalui Internet. Sangat berorientasi pada desain dokumen menu, protokol Gopher disajikan menarik untuk alternatif World Wide Web pada tahap awalnya, tapi akhirnya gagal mencapai popularitas.



Web 1.0, 2.0, dan 3.0

Web 1.0
Web 1.0 merupakan teknologi Web generasi pertama. Pada dasarnya, Website yang dibangun pada generasi pertama ini secara umum dikembangkan untuk pengaksesan informasi dan memiliki sifat yang sedikit interaktif.

Beberapa ciri atau karakteristik web 1.0. adalah:
Merupakan halaman web yang statis atau hanya berfungsi untuk menampilkan (read only).
Halaman masih didesain sebagai html murni, yang hanya memungkinkan orang untuk melihat tanpa ada interaksi.
Biasanya hanya menyediakan semacam buku tamu online tapi tidak ada interaksi yang intens.
Masih menggunakan form-form yang dikirim melalui e-mail, sehingga komunikasi bersifat satu arah.
Contoh dari jenis web ini, biasanya masih bersifat HTML dan hanya berisi tentang tulisan pribadi.



Web 2.0
Web 2.0 Istilah Web 2.0 pertama kalinya diperkenalkan oleh O’Reilly Media pada tahun 2004 sebagai teknologi Web generasi kedua yang mengedepankan kolaborasi dan sharing informasi secara online. Web 2.0 ini memperkaya sifat dari read only menjadi read write.

Prinsip-prinsip Web 2.0 yaitu:

Web sebagai platform.
Data sebagai pengendali utama.
Efek jaringan diciptakan oleh arsitektur partisipasi.
Inovasi dalam perakitan sistem serta situs disusun dengan menyatukan fitur dari pengembang yang terdistribusi dan independen (semacam model pengembangan “open source”)
Model bisnis yang ringan, yang dikembangkan dengan gabungan isi dan layanan
Akhir dari sikllus peluncuran (release cycle) perangkat lunak (perpetual beta)
Mudah untuk digunakan dan diadopsi oleh user
Contoh dari jenis web ini,seperti Wikipedia, Blog, Friendster. Yang sudah mulai mengenal dengan web interaktif social network.



Web 3.0
          Definisi untuk Web 3.0 merupakan rancangan untuk memperkaya Web 2.0, dimana pada Web 2.0 baru memperhatikan pertukaran data antara manusia, pada Web 3.0 pertukaran data antar manusia-mesin, mesin-mesin dan manusia-manusia disempurnakan. Sangat beragam mulai dari pengaksesan broadband secara mobile sampai kepada layanan Web berisikan perangkat lunak bersifat on-demand.

Teknologi Web generasi ketiga yang pertama kali diperkenalkan tahun 2001 ini memiliki ciri-ciri umum seperti suggest, happen dan provide, dimana disini web seolah-olah sudah seperti kehidupan di alam nyata.



Web 3.0 atau Web Semantik sendiri juga merupakan sebuah realisasi dari pengembangan sistem kecerdasan buatan (artificial intelegence) untuk menciptakan global meta data yang dapat dimengerti oleh sistem, sehingga sistem dapat mengartikan kembali data tersebut kepada pengunjung dengan baik. Artinya, bahasa yang digunakan tidak lagi bersifat teknis tapi sudah seperti bahasa dalam percakapan sehari-hari, sehingga dapat mempermudah interaksi dengan komputer.

Saat ini adaptasi Web 3.0 mulai dikembangkan oleh beberapa perusahaan di dunia seperti secondlife, Google Co-Ops, bahkan di Indonesia sendiri juga sudah ada yang mulai mengembangkannya, yaitu Li’L Online (LILO) Community.



Pertumbuhan Sosial Dan Ekonomi

Perkembangan Web yang semakin pesat tentunya memberi manfaat dalam pertumbuhan social dan ekonomi di masyarakat. Manfaat tersebut antara lain, yaitu:

Sumber informasi
Dengan adanya Web, kita semakin mudah dalam mencari suatu informasi atau data. Informasi yang kita butuhkan menjadi lebih terstruktur dengan adanya Web dalam berbagai bidang, sesuai dengan informasi yang kita butuhkan.

Sebagai sarana komunikasi
Dengan kemajuan Web saat ini, memungkinkan adanya komunikasi antara pembaca dan admin dari Web tersebut, bahkan komunikasi antara pembaca dengan pembaca lain.

Kemudahan dalam berbisnis
Web juga sangat membantu dalam bidang bisnis dan perdagangan. Dengan kemudahan ini, membuat kita tidak perlu pergi menuju ke tempat penawaran/penjualan karena proses tersebut dapat di lakukan melalui Web. Selain itu, desain Web yang baik juga tentunya akan menarik perhatian calon pembeli.

Sebagai sarana pendidikan
Saat ini, sudah banyak Website dalam bidang pendidikan yang sangat memudahkan user dalam belajar. Web dapat berisi materi pelajaran, contoh soal, latihan soal, serta tanya jawab seputar materi pelajaran. Hal tersebut sangat memudahkan masyarakat, khususnya siswa/mahasiswa dalam belajar.

Namun, ada pula pengaruh negatif dari perkembangan Web. Contohnya yaitu, berkembangnya Web untuk penipuan, Web bersifat pornografi dan kekerasan, serta Web lainnya yang dibangun untuk melakukan tindak kejahatan. Dengan demikian, user harus lebih cermat dalam mengakses Web. Sehingga, pengguna dapat mendapatkan manfaat yang positif, dan dapat menghindari dampak negatifnya.

Sumber:
https://zakyafdika.wordpress.com/2014/04/01/definisi-web-science/
https://rianitagiovanni.wordpress.com/2016/03/20/definisi-dan-sejarah-web-science/
https://djuneardy.blogspot.co.id/2015/04/definisi-web-science-sejarah-web.html