Selasa, 28 Maret 2017

Observasi Budaya di Lingkungan sekitar



ILMU BUDAYA DASAR


OBSERVASI KEBERAGAMAN BUDAYA DI LINGKUNGAN SEKITAR


Nama       : Muchammad Rivari
Kelas         : 1IA13
NPM         : 54416535

Dalam rangka pengamatan saya mengenai budaya apa saja yang masih ada dalam lingkungan saya yang bertempat di Condet rt01/01 kelurahan gedong kecamatan pasar rebo Kota Jakarta timur. Saya melakukan wawancara dengan salah satu masyarakat sini, dia dari daerah mana dan masihkan mempertahankan budaya mereka di Jakarta ini atau sudah tidak. Dalam rangka pengamatan ini saya berkesempatan mewawancarai bapak Tresna



Pewawancara : Selamat siang pak, saya mahasiswa dari Gunadarma ingin melakukan pengamatan budaya dengan cara mewawancarai orang daerah. Bersediakah bapak?
Narasumber    : Selamat siang, oh iya boleh
Pewawancara : Apakah bapak keturunan sunda?
Narasumber    : iya betul, saya dari Kuningan,Jawa Barat
Pewawancara : Dari siapa bapak mendapatkan keturunan sunda?
Narasumber    : Ibu dan bapak saya
Pewawancara : Bagaimana keseharian bapak yang masih berkaitan dengan budaya sunda?
Narasumber    : Ya sekedar tatacara makan, tatacara yang sopan santun menurut budaya sunda
Pewawancara : Masihkah anda menggunakan bahasa dan logat sunda dalam kehidupan sehari-hari?
Narasumber    : Karena saya udah lama di Jakarta, jadi saya sudah tidak menggunakan bahasa sunda lagi
Pewawancara : Adakah upacara adat sunda dan kapan upacara tersebut dilakukan?
Narasumber    : Ada, upacara budaya sunda seperti Tingkeban saat seorang ibu mengandung 7 bulan
Pewawancara : Apakah waktu pernikahan bapak menggunakan adat sunda?
Narasumber    : engga, waktu pernikahan saya dan istri sepakat menggunakan adat jawa karena istri sendiri orang jawa tengah
Pewawancara : Baik, terimakasih pak untuk waktunya. Selamat siang
Narasumber    : Iya sama-sama. Selamat siang

            Itulah wawancara singkat saya, berdasarkan pengamatan yang saya lakukan ini, yang saya simpulkan, mereka yang sudah lama tinggal di Jakarta yang berasal dari daerah melakukan adaptasi dan sebagian adat dan bahasanya tidak digunakan lagi.

Minggu, 08 Januari 2017

Hal hal yang perlu dipelajari dari performa sepatu basket

Hallo guys, sebelum masuk ke bahasan. disini tujuan dibuatnya artikel ini supaya orang2 yang awam dengan sepatu basket bisa mengerti bagian2 atau faktor2 sepatu basket yang perlu diketahui untuk bisa milih sepatu mana yang nyaman atau engga untuk dibeli dan dipakai. oke langsung aja kita bahas

Faktor penentu performa sepatu basket


1. Fit

fit itu merupakan kecocokan dalam size dan model sepatu basket. Fit bisa dikatakan nyaman jika segala dari sepatu itu memiliki ukuran dan model yang pas dengan kaki kita. Karena itu penting kita harus mengetahui kategori kaki kita masuk kekategori mana, kategori kaki tersebut ialah Slim, Normal, Wide, Flat Footed - arch. Dan selain itu, kita juga harus mengetahui size dari model sepatu tersebut, apakah mereka True to size, Up size, down size. Sedikit pengetahuan saya tentang size ini, saya ambil contoh dari kaki saya sendiri. 
-True to size,Saya sendiri memakai size Eur 45 / US 11. saya sudah pernah mencoba kobe 11 em, di sepatu ini saya memakai 45. berarti sepatu tersebut termasuk true size. 
-Up size, lalu untuk sepatu kyrie 2, kaki saya tidak muat untuk size 45nya, alhasil saya memakai yg Eur 45,5 / US 11,5. Ini yang dinamakan Up Size
-Down size, untuk down size saya mencoba sepatu kd (kevin durant) 9, disepatu ini untuk size 45nya kebesaran untuk kaki saya. Alhasil saya mencoba size Eur 44 / US 10 untuk sepatu ini, dan ternyata muat. Ini yang dinamakan Down Size



2. Cushioning

Cushioning merupakan Keempukan dari sepatu tersebut. Biasanya Cushioning didukung teknologi yang dipakai di daerah sole tersebut. Jadi Cushioning ditentukan teknologi apa yang dipakai untuk insole dan outsole dari sepatu tersebut. 
Cushioning pada Midsole biasanya lebih detil di Sepatu Nike , ada perbedaan antara 2 Midsole yaitu Phylon dan Cushlon midsole , Phylon memberikan Responsiveness tinggi tapi sedikit keras dan kaku , Sedangkan Cushlon Midsole empuk dan lebih fleksibel.


3. Support

Faktor Support merupakan faktor yang penting dalam sebuah sepatu basket. Karena faktor supportlah yang menentukan kesetabilan dari sepatu tersebut. Supportlah yang menentukan resiko cedera ankle pada sepatu. 
Pada kebanyakan orang mengatakan "Sepatu basket high itu ga gampang kena cedera ankle, Sepatu basket low itu rawan cedera ankle" Sebenarnya ini adalah pemikiran yang salah. itu semua tergantung dari support pada sepatu tersebut. Sepatu basket yang memiliki Support yang baik tidak mudah di Twist ( depan dan belakang mudah diputar ke arah yang berlawanan ) , dan bagian Ankle yang Kokoh. Ankle Collar yang Kokoh dan mengunci juga menambah Kestabilan sepatu karena Ankle kita terkunci dengan baik dan ga mudah bergeser.



4. Breathability   

Breathability merupakan Ventilasi dan sirkulasi udara pada sepatu basket. Faktor Breathability tidak terlalu berpengaruh pada performa sepatu basket. tapi tetap saja, jika tidak ada faktor tersebut kaki kita akan terasa panas sekali jika dipakai terlalu lama. Biasanya kalo sudah seperti itu muncul rasa tidak nyaman dalam menggunakan sepatu tersebut lalu sebentar2 kita akan melepas sepatu untuk mendapatkan udara sejenak. 



5. Traction

Traction merupakan kesetnya bagian bawah sepatu atau bisa dibilang kepakeman sepatu basket yang dapat membuat kita lebih nyaman dalam melakukan gerakan2 basket. Traction yang baik akan mensupport semua gerakan kita dalam bermain basket. Biasanya traction juga didukung banyak teknologi, makannya berbagai sepatu basket mempunyai performa traction yang berbeda. Dan traction sepatu juga kadang dihubungkan dengan tempat kita main, atau lapangan basket. 
Untuk Sepatu yang sudah botak atau traction pattern yang sudah habis sudah pasti dianjurkan untuk mengganti sepatu tersebut. Karena bahaya jika dipakai, sepatu tersebut akan licin dan bisa menyebabkan cedera 



6. Durability 

Durability merupakan ketahanan sepatu. Ketahanan suatu sepatu bukan dilihat dari seberapa awet sepatu itu dapat bertahan. tapi Durability dari sebuah Sepatu basket dinilai dari kemampuan sepatu untuk mempertahankan bentuk awalnya ( Keeping it's Original Shape ) setelah dipakai berkali - kali. Durability juga dinilai dari ketahanan / keawetan Faktor" / bagian" sepatu yang berhubungan dengan performa sepatu tsb. , seperti Flywire , atau Carbon Plate pada sepatu. 
Pada kasusnya yang saya tau banyak yg mengatakan untuk sepatu Kobe 11 Elite itu jika sudah dipakai lama maka fitnya akan berkurang. Mungkin dikarenakan bahan sepatu tersebut Flyknit, tapi tidak tahu juga hanya kemungkinan.



Oke, terdapat 6 faktor performa dari sepatu basket. 6 hal tersebut yang harus kita perhatikan dalam menilai performa sepatu basket. Demikian tulisan saya, mohon maaf kalo ada kalimat/kata2 yang salah, tolong koreksi jika ada kesalahan karena saya sendiri masih newbie. Terimakasih

refrensi:
http://googlenba.blogspot.co.id/2012/08/faktor-penentu-performa-sepatu-basket.html 

Sabtu, 07 Januari 2017

Dampak Ilmu Pengetahuan dan Teknologi terhadap Kemiskinan

Kata Pengantar

Puji dan syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa atas segala rahmat yang diberikan-Nya sehingga tugas Makalah yang berjudul “Dampak Ilmu Pengetahuan dan Teknologi terhadap Kemiskinan” ini dapat saya selesaikan. Makalah ini saya buat sebagai kewajiban untuk memenuhi tugas.
Dalam kesempatan ini, penyusun menghaturkan terimakasih yang dalam kepada semua pihak yang telah membantu menyumbangkan ide dan pikiran mereka demi terwujudnya makalah ini. Akhirnya saran dan kritik pembaca yang dimaksud untuk mewujudkan kesempurnaan makalah ini sangat penyusun hargai.
 
 
 
 
 
BAB I
PENDAHULUAN 
 
            1.1 Latar Belakang
 
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di masyarakat pada saat ini sudah sudah berkembang pesat.selain itu ilmu pengetahuan dan teknologi memiliki kaitan yang jelas yakni, karena teknologi adalah salah satu contoh penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi dibuat karena adanya ilmu pengetahuan.
Ilmu pengetahuan dan teknologi awalnya dikembangkan untuk mempermudah kehidupan manusia namun banyak pihak yang menyalahgunakan ilmu pengetahuan dan teknologi yang memberikan dampak buruk bagi manusia lainnya.
Ilmu pengetahuan bisa didapatkan secara praktis dengan berbagai cara bahkan dengan tanpa biaya atau gratis. Namun, mengapa di zaman yang serba praktis ini masih masyarakat yang terpuruk dalam kemiskinan dan “buta” akan teknologi. 

  
1.2     Rumusan Masalah

1.                  Apa arti dari Ilmu Pengetahuan?
2.                  Apa arti dari Teknologi ?
3.                  Apa arti dari kemiskinan?
4.                  Apa saja dampak berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi terhadap kemiskinan?
1.3     Maksud dan Tujuan
1.                  Mengetahui arti dari ilmu pengetahuan
2.                  Mengetahui arti dari teknologi
3.                  Mengetahui arti kemiskinan
            4.                  Mengetahui dampak perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi terhadap kemiskinan.
 
 
 
 
 
 
BAB II
PEMBAHASAN
 
 
          2.1    Ilmu Pengetahuan
 
 Ilmu pengetahuan adalah semua usaha sadar untuk menemukan, menyelidiki dan juga meningkatkan pemahaman manusia dari berbagai macam segi kenyataan dalam alam manusia. Segi-segi tersebut dibatasi supaya dapat dihasilkan berbagai macam rumusan yang pasti. Ilmu memberikan suatu kepastian dengan membatasi lingkup pandangannya, serta kepastian ilmu didapat dari keterbatasannya.
Ilmu bukan hanya sekadar pengetahuan (knowledge), tapi ilmu juga merangkum sekumpulan pengetahuan berdasarkan berbagai macam teori yang disepakati serta dapat secara sistematik diuji dengan seperangkat metode yang telah diakui dalam bidang ilmu tertentu. Dipandang berdasarkan dari sudut filsafat, ilmu terbentuk sebab manusia berusaha terus berfikir lebih jauh mengenai pengetahuan yang ia miliki
 
2.2    Teknologi
Teknologi adalah keseluruhan sarana untuk menyediakan barang-barang yang diperlukan bagi kelangsungan, dan kenyamanan hidup manusia. Penggunaan teknologi oleh manusia diawali dengan pengubahan sumber daya alam menjadi alat-alat sederhana. Penemuan prasejarah tentang kemampuan mengendalikan api telah menaikkan ketersediaan sumber-sumber pangan, sedangkan penciptaan roda telah membantu manusia dalam beperjalanan, dan mengendalikan lingkungan mereka. Perkembangan teknologi terbaru, termasuk di antaranya mesin cetak, telepon, dan Internet, telah memperkecil hambatan fisik terhadap komunikasi dan memungkinkan manusia untuk berinteraksi secara bebas dalam skala global. Tetapi, tidak semua teknologi digunakan untuk tujuan damai; pengembangan senjatapenghancur yang semakin hebat telah berlangsung sepanjang sejarah, dari pentungan sampai senjata nuklir.
Teknologi telah memengaruhi masyarakat dan sekelilingnya dalam banyak cara. Di banyak kelompok masyarakat, teknologi telah membantu memperbaiki ekonomi dan telah memungkinkan bertambahnya kaum senggang. Banyak proses teknologi menghasilkan produk sampingan yang tidak dikehendaki, yang disebut pencemar, dan menguras sumber daya alam, merugikan, dan merusak Bumi dan lingkungannya. Berbagai macam penerapan teknologi telah memengaruhi nilai suatu masyarakat, dan teknologi baru seringkali mencuatkan pertanyaan-pertanyaan etika baru. Sebagai contoh, meluasnya gagasan tentang efisiensi dalam konteks produktivitas manusia, suatu istilah yang pada awalnynya hanya menyangku permesinan, contoh lainnya adalah tantangan norma-norma tradisional.
bahwa keadaan ini membahayakan lingkungan, dan mengucilkan manusia; penyokong paham-paham seperti transhumanisme dan tekno-progresivisme memandang proses teknologi yang berkelanjutan sebagai hal yang menguntungkan bagi masyarakat, dan kondisi manusia.
 
            2.3    Kemiskinan
Kemiskinan adalah keadaan di mana terjadi ketidakmampuan untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti makanan, pakaian, tempat berlindung, pendidikan, dan kesehatan. Kemiskinan dapat disebabkan oleh kelangkaan alat pemenuh kebutuhan dasar, ataupun sulitnya akses terhadap pendidikan dan pekerjaan. Kemiskinan merupakan masalah global. Sebagian orang memahami istilah ini secara subyektif dan komparatif, sementara yang lainnya melihatnya dari segi moral dan evaluatif, dan yang lainnya lagi memahaminya dari sudut ilmiah yang telah mapan, dll.
Kemiskinan dipahami dalam berbagai cara. Pemahaman utamanya mencakup:
1.      Kekurangan materi, yang biasanya mencakup kebutuhan pangan sehari-hari, sandang, perumahan, dan pelayanan kesehatan. Kemiskinan dalam arti ini dipahami sebagai situasi kelangkaan barang-barang dan pelayanan dasar.
2.      Kebutuhan sosial, termasuk keterkucilan sosial, ketergantungan, dan ketidakmampuan untuk berpartisipasi dalam masyarakat. Hal ini termasuk pendidikan dan informasi. Keterkucilan sosial biasanya dibedakan dari kemiskinan, karena hal ini mencakup masalah-masalah politik dan moral, dan tidak dibatasi pada bidang ekonomi. Gambaran kemiskinan jenis ini lebih mudah diatasi daripada dua gambaran yang lainnya.
3.      Kurangnya penghasilan dan kekayaan yang memadai. Makna "memadai" di sini sangat berbeda-beda melintasi bagian-bagian politik dan ekonomi di seluruh dunia. Gambaran tentang ini dapat diatasi dengan mencari objek penghasilan di luar profesi secara halal. Perkecualian apabila institusi tempatnya bekerja melarang.


            2.4    Dampak perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi terhadap kemiskinan
Bila ditelaah, ilmu pengetahuan dan teknologi dalam penerapannya, keduanya menghasilkan suatu kehidupan di dunia, yang diantaranya membawa dampak buruk yang salah satunya adalah kemiskinan. Dalam hal kemiskinan struktural, ternyata adalah buatan manusia terhadap manusia lainnya yang timbul dari akibat dan dari struktur politik, ekonomi, teknologi dan sosial buatan manusia pula. Perubahan teknologi yang cepat mengakibatkan kemiskinan, karena mengakibatkan terjadinya perubahan sosial yang fundamental. Sebab kemiskinan diantaranya disebabkan oleh struktur ekonomi, dalam hal ini pola relasi antara manusia dengan sumber kemakmuran, hasil produksi dan mekanisme pasar. Kesemuanya merupakan sub sistem atau sub struktur dari sistem kemasyarakatan. Termasuk di dalamnya ilmu pengetahuan dan teknologi. Berikut ini dampak negatif dari ilmu pengetahuan dan teknologi :
1.      Kesenjangan social : Perkembangan industri dapat meningkatkan pendapatan dan membuka lapangan kerja. Akan tetapi, hal ini juga dapat memunculkan kesenjangan sosial si masyarakat. Muncullah kelompok masyarakat pemilik modal yang kaya bahkan menjadi konglomerat., tetapi ada juga kelompok masyarakat yang tidak memiliki ketrampilan. Mereka tidak menguasai teknologi akan semakin tertinggal dan hidup miskin. Terjadilah jurang perbedaan yang begitu dalam antara si kaya dan si miskin. Hal ini dapat mendorong kecemburuan sosial dan kerawanan keamanan.
2.      Kerusakan lingkungan alam : Akibat dari semakin meningkatnya jumlah penduduk dan penerapan iptek yamg kurang bijaksana telah menimbulkan kemerosotan kualitas lingkungan alam. Tidak hanya merosot, tetapi juga timbul kerusakan-kerusakan sistem lingkungan alam. Beberapa masalah lingkungan alam yang berkaitan dengan merosot dan rusaknya kualitas lingkungan alam tersebut akan berujung pada kemiskinan.
3.      Kekhawatiran manusia terhadap persenjataan kimia dan nuklir: perkembangan iptek dimanfaatkan oleh negara-negara besar untuk membuat persenjataan canggih seperti senjata kimia dan nukliar. Hal ini dapat membahayakan kehidupan manusia. Bukan hanyak kehilangan tempat tinggal tapi juga dapat menyebabkan korban jiwa.
4.      Pengangguran, kemiskinan, dan kriminalitas: akibat dari berkembangnya iptek dalam penerapannya di berbagai bidang, salah satunya bidang industri. Disaat tenaga kerja manusia sudah tergantikan dengan mesin, banyak perusahaan yang mengadakan PHK kepada para karyawannya maka angka pengangguran dan kemiskinan akan meningkat. Dalam kehidupan sehari-hari manusia harus memenuhi kebutuhannya terhadap sandang, pangan, dan papan. Karena tidak memiliki pekerjaan lagi maka, banyak orang yang mengambil jalan pintas untuk memenuhi kebutuhannya tersebut dengan cara melakukan tindakan kriminal seperti merampok dan mencuri.

Banyak dari dampak negatif perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi tersebut berujung kepada kemiskinan.
 
 
 
 
 
 
 
 
 BAB III
PENUTUP 
 
 
         3.1 Saran 
 
Dalam pemanfaatannya untuk membantu kehidupan sehari-hari harus diperhatikan betul-betul dampaknya terhadap kehidupan manusia agar dampak positif dapat diperoleh secara maksimal tanpa menimbulkan dampak buruk.

  3.2 Kesimpulan
 
 Ilmu pengetahuan adalah semua usaha sadar untuk menemukan, menyelidiki dan juga meningkatkan pemahaman manusia dari berbagai macam segi kenyataan dalam alam manusia.
Teknologi adalah keseluruhan sarana untuk menyediakan barang-barang yang diperlukan bagi kelangsungan, dan kenyamanan hidup manusia. Dan digunakan untuk membantu manusia dalam menjalani kehidupannya.
Kemiskinan adalah keadaan di mana terjadi ketidakmampuan untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti makanan, pakaian, tempat berlindung, pendidikan, dan kesehatan. Kemiskinan dapat disebabkan oleh kelangkaan alat pemenuh kebutuhan dasar, ataupun sulitnya akses terhadap pendidikan dan pekerjaan. Dan kemiskinan merupakan masalah global terbesar yang dihadapi hampir setiap negara.
Banyak dari dampak perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang menyebabkan kemiskinan, maka dari itu harus diperhatikan betul pemanfaatannya agar tidak menimbulkan dampak negatif yang berujung dengan kemiskinan.
 
 
 
 
Daftar Pustaka:
 

Jumat, 30 Desember 2016

Makalah Ilmu Sosial Dasar



Kata Pengantar

Segala puji syukur atas kehadirat Tuhan Yang Maha Pemurah, karena berkat kemurahanNya makalah ini dapat saya selesaikan. Makalah ini disusun agar kita dapat memperluas wawasan kita tentang Ilmu Sosial Dasar.
Makalah ini dibuat dalam rangka pembelajaran mata kuliah Ilmu Sosial Dasar (softskil). Pemahaman    tentang manusia dan hal – hal yang berkaitan dengannya sangat diperlukan, dengan suatu harapan suatu masalah dapat diselesaikan dan dihindari kelak, sekaligus menambah wawasan bagi kita semua.
Makalah ini, tentunya masih jauh dari kesempurnaan, karena penulis juga masih dalam tahap pembelajaran. Oleh karena itu arahan, koreksi dan saran, sangat penulis harapkan. Semoga makalah ini dapat memberikan wawasan yang lebih luas kepada pembaca.
           
Terimakasih.




DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR ……………………………………………………………..2
DAFTAR ISI……………………………………………………………………….3

BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang………………………………………………………………...4
1.2 Tujuan Penulisan……………………………………………………………...4
1.3 Metode Penulisan……………………………………………………………..5
1.4 Manfaat Penelitian……………………………………………………………5
BAB II
PEMBAHASAN
2.1. Pengertian Ilmu Sosial Dasar………………………………………………….6
2.2 Tujuan Ilmu Sosial Dasar……….…………………………………………..6
2.3 Ruang Lingkup…………………………………………………………………7
2.4 Fungsi…………………………………………………………………………..7
2.5 Masalah sosial dalam Ilmu Sosial Dasar……………………………………...8
BAB III
PENUTUP
3.1 KESIMPULAN………………………………………………………………..9
3.2 Saran………………………………………………………………………….9
3.3 Penutup………………………………………………………………………..9
DAFTAR PUSTAKA……………………………………………………………..10






BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
Setiap masyarakat wajib memliki ilmu sosial dasar sebagai bekal mereka untuk bersosialisasi dengan setiap manusia. Di perguruan tinggi, ISD (ilmu sosial dasar) dipelajari dan diharapkan dapat diterapkan atau dipraktekan pada lingkungan sekitar. Ilmu sosial dasar adalah salah satu mata kuliah dasar umum yang merupakan mata kuliah wajib yang diberikan di perguruan tinggi negeri maupun swasta.
Mata kuliah ini memiliki tujuan yang semata-mata sebagai salah satu usaha yang diharapkan dapat memberikan bekal kepada mahasiswa untuk dapat peduli terhadap masalah-masalah sosial yang terjadi dilingkungan dan dapat memecahkan permasalahan tersebut dengan menggunakan pendekatan ilmu sosial dasar.
Pada dasanya, ilmu sosial dasar memberikan gagasan atas masalah atau kejadian yang terjadi pada masyarakat yang dapat kita kaji dalam menyelesaikan permasalahan yang terjadi dalam mayarakat. Mahasiswa lebih perduli terhadap lingkungannya dan dapat meyelesaikan permasalahan-permasalahan sosial tersebut. Mempelajari ISD dapat dilakukan dengan pendekatan diri kita kepada lingkungan dan bersosialisasi pada orang sekitar.


1.2 Tujuan Penulisan
1. Mahasiswa dapat mengerti arti penting mempelajari Ilmu Sosial Dasar
2. Mahasiswa memiliki kesiapan untuk sosialisasi dengan masyarakat dan lingkungan sekitar
3. Mahasiswa mampu memahami berbagai konsep ilmu sosial yang akan digunakan sebagai instrumen memetakan segala problematika sosial kemasyarakatan
4. Mahasiswa dapat berperan aktif sebagai masyarakat yang mempunyai jiwa besar dengan memperhatikan dan membantu lingkungan atau sebagian masyarakat yang kurang mampu


1.3 Metode Penulisan
Metode penulisan makalah ini adalah pengertian dan pendalaman mengenai Ilmu Sosial Dasar yang sumbernya berasal melalui jelajah internet


1.4 Manfaat Penelitian
Manfaat penulisan makalah ini secara teoritis adalah dapat digunakan sebagai referensi untuk melakukan penulisan-penulisan ilmiah kembali tentang Ilmu Sosial Dasar tentunya. Manfaat penulisan secara praktis makalah ini adalah dapat digunakan sebagai gambaran tentang Ilmu Sosial Dasar.









BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Pengertian Ilmu Sosial Dasar
Ilmu sosial dasar adalah seluruh usaha sadar untuk menyelidiki, menemukan, dan meningkatkan pemahaman manusia tentang masalah sosial, dan juga membicarakan hubungan timbal balik antara manusia dengan lingkungannya. Khususnya kehidupan masyarakat Indonesia dengan menggunakan pengertian-pengertian. Ilmu sosial bukanlah suatu bidang keahlian ilmu-ilmu sosial tertentu, tetapi berasal berbagai bidang pengetahuan dalam berbagai ilmu-ilmu sosial seperti, sosiologi, sejarah, antropologi, psikologi sosial.


2.2 Tujuan Ilmu Sosial Dasar
Tujuan ilmu sosial dasar (ISD) adalah memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji gejala-gejala sosial dan lebih memahami dan menyadari bahwa setiap kenyataan sosial dan masalah sosial ada dalam masyarakat dan selalu bersifat kompleks, kita hanya bias memahaminya secara kritis.
Tujuan khusus lain dari ilmu sosial dasar adalah:
a.   Memahami dan menyadari adanya kenyataan-kenyataan sosial dan masalah-maslah sosial yang ada dalam masyarakat.
b.    Peka terhadap masalah-maslah sosial dan tanggap untuk ikut serta dalam usaha-usaha menanggulanginya.
c.    Menyadari bahwa setiap masalah sosial yang timbul dalam masyarakat selalu bersifat kompleks dan hanya dapat mendekatinya (mempelajarinya).
d.    Memahami jalan pikiran para ahli dalalm bidang ilmu pengetahuan lalin dan dapat berkomunikasi dengan mereka dalalm rangka penanggulangan maslah sosial yang timbul dalam masyarakat.


2.3 Ruang Lingkup
Adapun ruang lingkup materi Ilmu Sosial Dasar adalah:
1. Kenyataan-kenyataan sosial yang ada dalam masyarakat, yang secara bersama-sama merupakan masalah sosial tertentu. Kenyataan-kenyataan sosial tersebut sering ditanggapi secara berbeda oleh para ahli ilmu sosial. Karena adanya perbedaan latar belakang disiplin ilmu atau sudut pandangnya.
2. Konsep-konsep sosial atau pengertian-pengertian tentang kenyataan-kenyataan sosial dibatasi pada konsep dasar atau elementer saja yang sangat diperlukan untuk mempelajari masalah-masalah sosial. Sebagai contoh dari konsep dasar semacam ini misalnya konsep keanekaragaman, dan konsep kesatuan sosial.
Bertolak dari kedua konsep tersebut diatas, maka dapat kita pahami dan sadari di dalam masyarakat selalu terdapat:
1. Persamaan dan perbedaan pola pemikiran dan pola tingkah laku baik secara individual maupun kelompok.
2. Persamaan dan perbedaan itulah yang sering kali menyebabkan timbulnya konflik, kerjasama, kesetiakawanan antar individu dan golongan.

2.4 Fungsi
Fungsi dari ilmu sosial dasar yaitu memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji gejala-gejala sosial kebudayaan agar daya tanggap, persepsi, dan penalaran mahasiswa dalam menghadapi lingkungan sosial budaya dapat ditingkatkan sehingga kepekaan mahasiswa pada lingkungannya menjadi lebih besar.







2.5 Masalah Sosial dalam Ilmu Dasar Sosial
Ilmu sosial juga menelaah gejala-gejala yang wajar dalam masyarakat seperti norma-norma, kelompok sosial, lapisan masyarakat, lembaga-lembaga kemasyarakatan, proses sosial, perubahan sosial dan kebudayaan, serta perwujudannya. Tidak semua gejala tersebut berlangsung secara normal sebagaimana dikehendaki masyarakat bersangkutan. Gejala – gejala tersebut dinamakan masalah – masalah sosial. Masalah sosial adalah suatu ketidaksesuaian antara unsur-unsur kebudayaan atau masyarakat, yang membahayakan kehidupan kelompok sosial. Atau menghambat terpenuhinya keinginan – keinginan pokok warga kelompok sosial tersebut sehingga menyebabkan kepincangan ikatan sosial.
Beberapa contoh masalah sosial dalam masyarakat antara lain: pengangguran, kebodohan, kemiskinan, kenaikan sembako,kejahatan, pungutan liar, tuna wisma, penggusuran, peperangan, disorganisasi keluarga, homoseksualitas, kebakaran, bencana alam, pencemaran lingkungan, dan  tingginya angka kelahiran.

Ø  Kemiskinan
Kemiskinan diartikan sebagai suatu keadaan di mana seseorang tidak sanggup memelihara dirinya sendiri sesuai dengan taraf kehidupan kelompok dan juga tidak mampu memanfaatkan tenaga mental, maupun fisiknya dalam kelompok tersebut.
Ø  Kejahatan
Kejahatan disebabkan karena kondisi-kondisi dan proses-proses sosial yang sama, yang menghasilkan perilaku-perilaku sosial lainnya.
Ø  Disorganisasi Keluarga
Disorganisasi keluarga adalah perpecahan keluarga sebagai suatu unit karena anggota-anggotanya gagal memenuhi kewajiban-kewajibannya yang sesuai dengan peranan sosialnya.
Ø  Peperangan
Peperangan merupakan suatu bentuk pertentangan dan juga suatu lembaga kemasyarakatan.Peperangan merupakan bentuk pertentangan yang setiap kali diakhiri dengan suatu akomodasi.
Ø  Pelacuran
Pelacuran merupakan suatu pekerjaan yang bersifat menyerahkan diri kepada umum untuk melakukan perbuatan-perbuatan seksual dengan mendapat upah.
Ø  Homoseksualitas
Homoseksualitas merupakan pola perilaku para homoseksual, sedangkan homoseksual adalah seseorang yang cenderung mengutamakan orang yang sejenis kelaminnya sebagai mitra seksual.







BAB III
PENUTUP

3.1 Kesimpulan
Ilmu Sosial Dasar sangat penting di pelajari, terutama mahasiswa diharapkan mendapat bekal, dimana dapat lebih dekat dengan lingkungannya, dan memahami masalah-masalah yang terjadi dilingkungan, dan mereka dapat menyelesaikan masalah-masalah tersebut dengan ilmu sosial yang mereka dapat. Dalam hal ini interaksi sosial juga dibutuhkan untuk mempermudah pendekatan dengan lingkungan. Jadi, Ilmu Sosial Dasar sangatlah penting dan berpengaruh terhadap kehidupan kita, karena sangat membantu kita untuk menjadi individu yang baik. Selain itu juga Ilmu Sosial Dasar pada hakikatnya mengingatkan kepada setiap manusia bahwa manusia adalah makhluk sosial sehingga tidak jarang terjadi masalah antara setiap manusia.


3.2 Saran
Sebagai makluk sosial manusia hidup saling bergantung terhadap manusia lain. Jadi, janganlah anda menjadi pribadi yang hanya mementingkan individu sendiri atau apatis melainkan ikut memikirkan orang-orang yang ada di sekitar anda. Terlebih hebat lagi jika anda mendahulukan kepentingan orang lain sebelum kepentingan pribadi


3.3 Penutup
Demikian yang dapat saya paparkan mengenai materi yang menjadi pokok bahasan dalam makalah ini, tentunya masih banyak kekurangan dan kelemahannya, kerena terbatasnya pengetahuan dan kurangnya rujukan atau referensi yang ada hubungannya dengan judul makalah ini.
Saya banyak berharap para pembaca yang budiman dapat memberikan kritik dan saran yang membangun kepada penulis demi sempurnanya makalah ini dan penulisan makalah di kesempatan – kesempatan berikutnya.
Semoga makalah ini berguna bagi penulis pada khususnya juga para pembaca yang budiman pada umumnya.









Daftar Pustaka